Dua Pendaki Gunung Sindoro Terpeleset, Satu Pingsan Satu Cidera pada Lambung


Personel Basarnas Unit Wonosobo akan melakukan operasi mengevakuasi pendaki Gunung Sindoro yang mengalami cidera. (Foto Ilustrasi: @basarnas_wonosobo)

WONOSOBO (FOKUSSABA)- Diduga terpeleset saat turun mendaki Gunung Sindoro, dua pendaki dikabarkan mengalami cedera pada engkel kaki dan cidera ringan pada lambung, Kamis (4/7) sore. Berdasarkan informasi yang diterima dari Badan SAR Nasional (Basarnas) Unit Siaga Wonosobo, satu pendaki dikabarkan pingsan, sehingga tidak dapat meneruskan perjalanan turun dari puncak, tepatnya di pos 4.

Koordinator Basarnas Unit Wonosobo Heri Sunandar melalui Bagian Humas Basarnas Unit Siaga Wonosobo, Basuki Rahmat mengungkapkan, identitas dua pendaki Gunung Sindoro yang cidera antara lain, Burhan alias Ahmamad Furhanudin (20), warga Gendowang RT 05 RW 01 Desa Gendoang Kecamatan Moga, Pemalang. Survivor dicurigai mengalami fraktur pergelangan kaki kiri.

Selain mengalami cidera, korban juga tidak sadarkan diri atau pingsan. Sementara satu pendaki Gunung Sindoro lain yang juga mengalami cidera, yakni Zulfan Hikmal (15), warga Dusun Padureso RT 02 RW 01 Desa Tegalreso Kecamatan Parakan, Temanggung. Survivor tersebut dicurigai cidera ringan pada lambung. "Informasi yang kami terima, keduanya berada di pos 4 jalur pendakian Gunung Sindoro," beber dia.

Karena tak sanggup melakukan perjalanan turun pendakian, sejumlah pendaki melaporkan kejadian tersebut kepada petugas basecamp dan meneruskan kepada Basarnas Unit Siaga Wonosobo. Tim SAR Gabungan telah diterjunkan berupaya melakukan upaya evakuasi dan telah sampai di lokasi kejadia di Pos 4 Gunung Sindoro. "Ada enam personel kami turun membantu," beber dia.

Hasil operasi SAR, kondisi membahayakan kedua orang pendaki, yakni satu orang mengalmi cidera engkel kaki dan pingsan, serta satu orang dicurigai mengalami cidera ringan pada lambung di Pos 4 Gunung Sindoro jalur pendakian Grasindo Kecamatan Kledung Kabupaten Temanggung. "Kronologis singkat survivor dalam perjalanan turun lari dan terpeleset," beber Basuki.

Alat yang digunakan petugas, rescue carrier vehicle dan palsar evakuasi lengkap. Kondisi cuaca saat ini berkabut. Hal itu juga dibenarkan Kepala Basarnas Jawa Tengah,
Aris Sofingi. "Memang ada dua pendaki Gunung Sindoro yang mengalami cedera saat perjalanan dari puncak Gunung Sindoro pada Kamis (4/7) siang. Saat ini tim Basarnas dari Wonosobo sudah kami berangkatkan untuk melakukan evakuasi bersama tim SAR gabungan," ujarnya. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.