Noer Farida Dilantik Jadi Pengawas Guru Pendidikan Agama Islam SMP


Kepala Kemenag Wonosobo Muhammad Thobiq berfoto bersama Noer Farida dan suaminya Ahmad Ridho usai dilantik di Aula Kemenag Wonosobo, belum lama ini.


MOJOTENGAH (FOKUSSABA)- Kepala SMP Negeri 2 Mojotengah, Suminto mengaku bangga karena dari partner kerjanya ada di sekolah tersebut naik jabatan. Itu merupakan prestasi yang sangat bagus. Sebab, tidak semua guru bisa menjadi pengawas. Karena harus melalui proses yang panjang, seleksi yang dilakukan juga ketat dan ujian juga cukup rumit.

"Alhamdulilah itu semua sudah dilalui dengan lancar, walaupun menunggu cukup lama setelah lulus dari ujian dan diklat pengawas. Semoga keberhasilan ini bisa membawa pengaruh yang positif bagi guru-guru khususnya SMP Negeri 2 Mojotengah agar bisa mengikuti jejak Noer Farida yang dilantik sebagai pengawas guru pendidikan agama Islam (PAI)," ujarnya.

Noer Farida sebelum menjadi pengawas SMP dimulai sebagai Guru Pendidikan Agama Islam di SD Sariyoso dan SD Tlogojati, pindah ke SD Kalianget, SD Mlipak dan SD 10 Wonosobo. Saat menjadi guru SD 10 pernah guru teladan tingkat Propinsi Juara 3. Di samping sebagai guru juga aktif di kepengurusan KKG PAI sebagai sekretaris, sebagai tim pembuat soal ujian agama Tingkat Kabupaten.


Masih banyak lagi aktivitas yang mendukung sebagai guru. Setelah kurang lebih 14 tahun menjadi guru SD, mulai 2013 mendapat surat perintah untuk mengajar di SMP Negeri 2 Mojotengah. Pada tahun 2015 mendapat kesempatan untuk mengikuti selesi ujian menjadi pengawas. Kemudian lulus. Di tahun 2016 mengikuti diklat sebagai pengawas di Balai Diklat Semarang.

Di tahun 2019, surat keputusan (SK) sebagai pengawas baru turun. Noer Farida menyampaikan bahwa keberhasilan ini berkat doa, bimbingan dan arahan semua pihak. Terutama dorongan dan bimbingan suami, Ahmad Ridho. Dia berharap, jabatan yang diberikan menjadi amanah dan bisa dijalankan sebaik mungkin dan membawa keberkahan bagi semuanya. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.