Target Dinilai Aneh, DPRD Minta Proses Pembangunan Pasar Induk Wonosobo Harus Terbuka


Seorang pedagang mengamankan barang-barang miliknya dalam kerumunan warga yang menyaksikan musibah kebakaran pada Agustus 2018 lalu.

WONOSOBO (FOKUSSABA)- Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Wonosobo Wahyu Lembusuro Nugroho menilai, ada yang aneh dengan pernyataan Tim Percepatan Pembangunan Pasar Induk Wonosobo. Pasalnya, tim menargetkan pelaksanaan pembangunan bakal dilakukan Agustus mendatang, namun hingga saat ini belum ada kontraktor pelaksana yang akan membangun pasar.

Pihaknya meminta Tim Percepatan Pembangunan Pasar Induk Wonosobo secara terbuka menjelaskan kepada publik, tahapan yang akan dilakukan, sehingga tidak membingungkan. "Saya kira aneh ya, belum jelas pelaksananya sudah optimis bisa dilaksanakan bulan Agustus 2019. Pemenang lelang atau yang ditunjuk, jika itu melalu penunjukkan langsung, belum ada kok sudah muncul target pada Agustus,” ujarnya.

Baca juga : molor-panjang-pasar-induk-wonosobo-akan.

Menurut dia, peran DPRD Wonosobo dalam percepatan pembangunan Pasar Induk Wonosobo ada ranah pembahasan anggaran. Dan hal itu sudah dilakukan, dimana pada tahun 2019, DPRD Wonosobo sudah menyetujui anggaran sebesar Rp 125 milyar. Sementara pelaksana ada di ranah eksekutif. Akan tetapi sesuai tupoksi, DPRD juga melakukan monitoring, karena anggaran bersumber dari APBD murni.

Seperti harapan masyarakat pada umumnya, DPRD juga mendorong supaya Pasar Induk memang harus segera dibangun, setelah gagal dilakukan pada dua tahun lalu. Namun proses pembangunan harus dilakukan sesuai dengan aturan. Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui Tim Percepatan Pembangunan Pasar Induk Wonosobo menargetkan pembangunan Pasar Induk akan dilakukan Agustus 2019.

Baca juga : pedagang-pasar-induk-tak-butuh-janji.

Saat ini tim sedang melakukan persiapan pemanggilan terhadap pemenang cadangan. Menurut Kepala Bidang Pasar Disdagkop dan UKM Wonosobo Suprayitno, dengan bimbingan dan arahan dari LKPP pusat, tim percepatan terus berupaya mencari cara yang cepat, tepat dan aman untuk memulai pembangunan Pasar Induk Wonosobo yang terhenti lantaran bermasalah dengan pihak kontraktor.

Meskipun target pembangunan akan dilakukan bulan depan, pihaknya belum memiliki tanggal yang pasti untuk memulai pelaksanaan pembangunan. Sebab akan dilakukan pemantauan dan monitoring terlebih dahulu secara bersama-sama. Pun dengan kontraktor pelaksana pembangunan Pasar Induk Wonosobo, hingga saat ini belum ada kepastian. Namun, pola yang dilakukan memberi kesempatan pemenangan cadangan satu dan dua. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.