20 Tahun Terakhir, Pasar Induk Wonosobo Terbakar Berkali-kali


Bupati Wonosobo Eko Purnomo saat melakukan prosesi peletakan batu pertama pembangunan Pasar Induk Wonosobo, belum lama ini.

WONOSOBO (FOKUSSABA)- Bupati Wonosobo Eko Purnomo menyebutkan, dalam kurun waktu 20 tahun, musibah kebakaran di Pasar Induk Wonosobo telah terjadi beberapa kali. Hal ini menyebabkan terganggunya perekonomian masyarakat Wonosobo dan menimbulkan trauma mendalam, bukan hanya bagi masyarakat dan pedagang saja, tetapi juga bagi pemerintah.

Apalagi, lanjut dia, ditambah permasalahan pembangunan Pasar Induk Wonosobo, dari tahun 2016 sampai 2018, pada Penganggaran Tahun Jamak, menambah rasa yang begitu mendalam. "Hal ini menjadikan pelajaran bagi kita semua, agar lebih berhati-hati akan kejadian serupa, yakni kebakaran Pasar Induk, tidak akan terulang lagi," pintanya.

Untuk itu, dukungan semua pihak sangat diharapkan. Kepada masyarakat Kabupaten Wonosobo, terutama pedagang Pasar Induk Wonosobo, pihaknya meminta agar bersabar, dan menyadari seperti inilah kondisi yang sedang dihadapi bersama. "Semoga pembangunan ini cepat selesai, sehingga perekonomian masyarakat, khususnya pedagang, kembali pulih dan kesejahteraaan dapat lebih meningkat," harap dia.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Wonosobo, pihaknya meminta doa restu dan dukungan, kepada semua masyarakat Wonosobo, khususnya pedagang Pasar Induk Wonosobo, juga pihak-pihak terkait, agar pembangunan Pasar Induk Wonosobo berjalan lancar tanpa halangan suatu apapun.

"Kepada aparat keamanan, baik dari Kepolisian, TNI maupun Kejaksaan, senantiasa kami minta dukungannya, agar pembangunan Pasar Induk Wonosobo berjalan dengan lancar, aman, dan dari awal sampai akhir, tidak terkendala masalah hukum. Tak lupa pula kepada tokoh masyarakat dan tokoh agama, kami juga mohon doa restunya," harap dia. (A)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.