Jalur Pendakian Gunung Sumbing Ditutup, Pendaki Terlanjur Naik Diminta Turun


Asap tebal membumbung tinggi dari Gunung Sumbing yang terbakar di jalur Dusun Larangan Desa Banyumudal Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo. (Foto: Dok Warga)

KALIKAJAR (FOKUSSABA)- Jalur pendakian Gunung Sumbing melalui Basecamp Garung di Desa Butuh Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo dinyatakan telah resmi ditutup sejak Minggu (11/8) sore. Pihak Polsek Kalikajar telah melakukan koordinasi dengan Stickpala agar jalur pendakian melalui Garung ditutup dan pendaki yang telah terlanjur naik, diperintahkan segera turun melalui alat komunikasi yang ada.

Kapolsek Kalikajar Iptu Budi Rustanto menyebutkan, hasil informasi yang didapatkan dari pengurus Stickpala Basecamp Garung Desa Butuh, jalur pendakian via Garung mulai sore sudah tutup total. "Sementara para pendaki yang sudah terlanjur naik, sudah diperintahkan untuk turun, yakni melalui alat komunikasi yang ada," ungkapnya saat dimintai keterangan fokussaba.com, Minggu (11/8) petang.

Menurut dia, upaya yang akan dilakukan, rencananya Senin (12/8) pagi personil kepolisian akan bersama dengan Stickpala, akan melakukan pendakian ke Gunung Sumbing, guna membuat jalur pendakian untuk pemadaman api. Upaya pembuatan jalur pendakian pemadaman api, rencananya akan dilakukan bersama SAR Kaliangkrik dan SAR Banyumudal serta Bowongso.

"Sementara api berada di wilayah Desa Banyumudal Kecamatan Sapuran. Sumber api belum diketahui. Polsek Kalikajar akan terus melakukan koordinasi dengan kepolisian terkait, serta basecamp. Besok pagi bersama Stcikpala, kami akan melakukan pengecekan lokasi serta upaya penyekatan agar api tidak meluas ke wilayah kami," beber dia.

Seperti diketahui kebakaran hutan terjadi di Lereng Gunung Sumbing, masuk wilayah Kabupaten Wonosobo, Minggu (11/8) petang. Terpantau api terus meluas hingga petang ini. Berdasarkan informasi yang dihimpun fokussaba.com, lokasi hutan yang terbakar berada di jalur Dusun Larangan Desa Banyumudal Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo.

Hal itu dibenarkan Anggota Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo, Sabarno. Ia mengaku baru mendapat informasi dari sukarelawan di wilayah Desa Banyumudal mengenai bencana kebakaran tersebut. "Menurut informasi dari temanku di Banyumudal sekarang belum padam," ungkapnya, Minggu (11/8) petang. (A)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.