Jika Dibilang Cemen, Banci, Penakut, Pelajar Diminta Jangan Terpengaruh Narkoba


Wakapolsek Kertek, Iptu Sabar memberikan sosialisasi tentang bahaya narkoba kepada pelajar, kemarin

KERTEK (FOKUSSABA)- Wakapolsek Kertek, Iptu Sabar meminta para pelajar mengantisipasi peredaran gelap narkotika di lingkungannya. Karena, biasanya berawal dari coba-coba karena dorongan dari teman, akibat salah pergaulan, akan menyebabkan kerugian yang berdampak buruk bagi kesehatan sendiri.

"Adik adik pasti tidak asing dengan istilah, cemen, banci, penakut, rata rata kata-kata itu digunakan untuk mendorong hal-hal negatif seperti mengajak menenggak minuman keras dan atau bahkan menghisab zat adiktif maupun ganja. Kalau tidak dibentengi dengan iman, dapat dipastikan termakan rayuan" ungkap Ipda Sabar, Senin (26/8) pagi.

Jika sudah berani mengkonsumsi narkoba, selanjutnya akan ada efek ketergantungan. Bagaimana cara mendapatkan barang haram tersebut, kalau ada uang tinggal bayar, kalau tidak bisa saja terjadi tindak pidana. Bisa mencuri atau menipu orang tua agar bisa membeli barang haram tersebut. Kalau sampai itu terjadi, bisa saja terjerat masalah hukum.

"Baik pidana karena pencurian maupun karena memiliki dan atau mengkonsumsi barang haram" tutupnya. Bahaya narkoba maupun jerat hukum hingga hukuman mati sudah sering kita dengar, lihat maupun baca di berbagai media. Semoga dengan langkah yang diambil Muspika Kecamatan Kertek bisa menghilangkan penyalahgunaan narkoba di wilayah Kecamatan Kertek.

Langkah sosialisasi sengaja ditempuh Muspika Kertek secara bersama-sama melaksanakan sosialisasi sebagai langkah pencegahan, mengantisipasi penyalah gunaan maupun peredaran gelap narkoba. Dengan menggandeng sekolah tingkat SLTP dan SMA di Kecamatan Kertek, diadakan sosialisasi Bahaya Narkoba di Aula Kecamatan Kertek, Senin (26/8).

Camat Kertek, Danramil Kertek dan Wakapolsek Kertek secara bergantian memberikan sosialisasi yang bertujuan mencegah peredaran gelap narkoba di wilayah Kecamatan Kertek. (A)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.