Ilmuan Muda Wonosobo Raih Medali Emas di ESI 2019 Abu Dhabi


Muchamad Ravi Ramadhani dan medali emas yang diperolehnya. (Istimewa)

WONOSOBO (FOKUSSABA)- Kabar gembira untuk Wonosobo dari dunia internasional. Ilmuan muda asal Wonosobo, Muchamad Ravi Ramadhani yang merupakan kader Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), berhasil meraih Medali Emas dalam ajang Expo Sciences International (ESI) di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, yang digelar pada 21-29 September 2019.

Putera terbaik Wonosobo itu mampu mempresentasikan karyanya secara apik yakni karya bernama Obah Energy. Informasi yang dihimpun Ravi yang merupakan alumni SMA Negeri 2 Wonosobo itu diundang secara pribadi ke Badan Penerbangan dan Antariksa (National Aeronautics and Space Administration/NASA di Amerika Serikat.

Karya yang dibuat Ravi adalah sebuah alat penambah daya baterai ponsel dengan mengandalkan gerak tubuh manusia. Menurutnya, energi tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan, tetapi bisa diubah dalam bentuk lain. Gerakan tubuh manusia diubah menjadi aliran listrik yang disalurkan melalui kabel guna mengisi daya baterai ponsel.

Dengan hanya digoyang-goyangkan, alat sepanjang 30 centimeter itu sudah dapat mengalirkan listrik ke ponsel. Ia tak puas dengan hasil temuannya itu. Penelitiannya dilanjutkan hingga alat yang kini ia pegang itu sudah bisa menyimpan daya seperti power bank.

"Kita bisa masukkan alat ini ke saku celana. Setiap kita melangkah, tentu alat tersebut akan bergerak dan itu akan mengisi dan menyimpan dayanya," katanya dilansir NU Online. Alat itulah dia bawa ke ajang internasional di Tanah Arab sana sebagai sebuah penemuan energi terbarukan dengan tanpa menghabiskan sumber daya alam.

Ravi mengaku bahwa penemuannya itu terinspirasi saat dan dari gerak shalat. Ketika ia rukuk pada shalat Asar, ia teringat dengan teori energi. Hal itulah yang membuat alat tersebut tercipta. Sebelumnya, ia telah berhasil menjadi terbaik pertama pada ajang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) di Wonosobo

Pria yang baru menyelesaikan studinya di tingkat menengah atas itu juga meraih juara 1 di tingkat nasional pada lomba National Young Inventors Award 2019 yang digelar oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.