Pohon Tumbang Melintang, Jalur Wonosobo-Temanggung Sempat Dialihkan



Sejumlah anggota kepolisian dan BPBD Wonosobo membersihkan batang dan ranting pohon yang tumbang melintang di jalan, serta mengenai kabel listrik.


WONOSOBO (FOKUSSABA)- Sebuah pohon waru berukuran cukup besar tumbang melintang di jalan dan menimpa kabel listrik di Jembatan Anggrunggondok Desa Reco Kecamatan Kertek, Wonosobo, Jumat (11/10) sekitar pukul 11.15. Arus lalu lintas dari Wonosobo-Temanggung sempat dialihkan, karena ditakutkan kondisi kabel masih memiliki aliran listrik.

Kapolsek Kertek AKP Sigit Prasyanto mengungkapkan, kejadian itu ditemukan petugas patroli Polsek Kertek yang dipimpin Aiptu Budiyanto. Petugas itu sedang pulang dari pemantauan Gunung Sindoro di Basecame Pajero. Petugas menemukan beberapa mobil overboden di Jembatan Anggurunggondok dan ada beberapa mobil putar balik di jembatan.

"Saat di cek ke lokasi, jalur atau jembatan arah ke Temanggung tidak bisa dilalui karena adanya pohon tumbang. Ranting dan batang pohon ternyata mengenai kabel berarus listrik. Antisipasi hal-hal tidak diinginkan, petugas Patroli Polsek Kertek menutup dan mengalihkan arus menggunakan satu jalur, jembatan yang menuju Wonosobo," ungkapnya.

Selain itu juga dilaporkan baik ke Polsek Kertek maupun Polres Wonosobo. Polsek Kertek yang menerima laporan langsung meneruskan ke Satuan Lalu Lintas (Satlantas) untuk pengaturan arus lalu lintas. Sementara petugas PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wonosobo dihubungi untuk menangani arus listrik.

Begitu petugas PLN datang langsung mematikan arus listrik, Polsek Kertek, BPBD dan masyarakat bahu membahu menyingkirkan batang dan ranting pohon yang melintang di jalan. Bhabinkamtibmas Desa Reco Bripka Setyo Adi menghubungi warga binaannya untuk ikut serta bahu membahu bersama Polri dan BPBD membersihkan jalan agar segera bisa dilalui arus lalu lintas.

Slamet warga yang berada di lokasi kejadian memberikan keterangan kepada petugas Patroli Polsek Kertek bahwa kejadian terjadi kurang lebih 5 menit sebelum petugas patroli tiba. Slamet menjelaskan bahwa musim hujan kemarem, pohon yang tumbang itu tersambar petir yang mengakibatkan akarnya terbakar.

Sementara anggota Satlantas yang datang bersamaan dengan anggota BPBD Wonosobo langsung mengatur arus lalu lintas guna meminimalisir kemacetan maupun kecelakaan. Dimana yang biasanya laju kendaraan dari arah Temanggung memakai dua jalur agar menggunakan satu jalur sedangkan jalur satunya digunakan pengalihan arus dari Wonosobo menuju Temanggung.

Anggota BPBD langsung bahu membahu bersama anggota Polsek Kertek dan masyarakat Desa Reco menyingkirkan batang dan ranting. Dengan menggunakan gergaji mesin, gergaji manual dan golok kurang dari satu jam jalan bisa dilalui. Kapolsek Kertek yang ikut memimpin anggotanya turut membersihkan pohon tumbang.

"Sewaktu anggota pulang dari pengawasan Gunung Sindoro kurang lebih pukul 11.15, menemukan pohon jenis Waru berdiameter kurang lebih 40 sentimeter tumbang melintang di Jembatan Anggunggondok. Karena ada kabel listrik, arus dialihkan. Sambil menunggu petugas PLN memutus kabel atau arus listrik, baru Anggota Polsek Kertek dan BPBD membersihkan jalan," ujarnya.

Sampai pukul 13.00, arus sudah kembali normal. Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Saat kejadian arus lalin kondisi landai sehingga tidak ada kendaraan yang tertimpa. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.