Narkoba Sasar Pelajar, Pelajar Diminta Cerdas Tangkal Narkoba


Wakil Bupati Wonosobo Agus Subagiyo memberikan motivasi kepada pelajar yang mengikuti sosialisasi P4GN di Pendopo Wakil Bupati Wonosobo.

WONOSOBO (FOKUSSABA)- Sebanyak 130 siswa SLTA mengikuti sosialisasi bahaya narkoba, bertajuk sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Pendopo Wakil Bupati Wonosobo. Mereka berasal dari perwakilan SMA/SMK/MA se Kabupaten Wonosobo.

Menurut Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Wonosobo, Didiek Wibawanto, kegiatan ini dilakukan dalam rangka mengenalkan bahaya penggunaan narkoba, khususnya di kalangan remaja Wonosobo. Sekaligus sebagai upaya membentengi generasi muda dari peredaran gelap narkoba.

Menurut dia, saat ini narkoba sudah menyasar sampai ke kalangan pelajar. Sehingga, Indonesia secara umum bisa dikatakan darurat narkoba. Terbukti saat ini temuan kasus narkoba di Indonesia, tidak hanya didominasi kosumen saja, tapi juga produsen, pengedar bahkan pabrik pengolah pun sudah ada di Indonesia.

Hal ini menurut Didiek, tentunya perlu menjadi keprihatinan semua pihak, mengingat usia para pelajar, khususnya pelajar SLTA, masih sangat rentan terhadap pengaruh peredaran narkoba. “Di usia ini, puncak seorang anak, yang ingin tahu dan mencoba segala hal, sekaligus pembuktian jati diri mereka, sehingga apapun akan dicoba, seperti merokok, pergaulan bebas, miras termasuk narkoba,” jelas Didiek.

Sementara Wakil Bupati Wonosobo, Agus Subagiyo, saat membuka acara yang mengusung tema Hidup Cerdas Tanpa Narkoba, menyampaikan bahwa seluruh pihak harus bertanggung jawab dalam peredaran gelap narkoba ini. Mulai dari pemerintah, penegak hukum, tokoh masyarakat, pendidik, para pelajar dan pihak terkait lainnya.

Khusus untuk pendidik, karena mereka ini merupakan orang tua kedua di sekolah, sehingga peran mereka dalam menanamkan pengetahuan akan bahaya penggunaan narkoba sangat besar kepada para pelajar. Selain itu, peranan orang tua terhadap anak juga sangat besar, terutama dalam mengawasi anak mereka, sehingga anak tidak terjerumus dalam prilaku negatif mengkonsumsi narkoba. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.