Tas Punggung, Sertifikat Tanah dan Kunci Brangkas Ditemukan, Uang Rp 24 Juta Masih Raib


Barang bukti sebuah tas merk Polo, sertifikat tanah dan kunci brangkas ditemukan warga. 

KERTEK (FOKUSSABA)- Sebuah tas punggung warna cokelat merk Polo bersama sertifikat tanah dan anak kunci brangkas salah satu perbankan di Wonosobo, ditemukan warga di utara BNI (toko material), Jalan Parakan Utara Poster Kertek, Kamis (21/11) siang. Tas punggung beserta sertifikat dan kunci brangkas tersebut merupakan barang bukti kasus pencurian dengan cara pecah kaca mobil di Kertek, Rabu (20/11) petang.

Menurut informan yang enggan disebutkan namanya, warga hanya menemukan barang bukti tas punggung, dua sertifikat tanah dan tiga kunci yang terpaut, satu diantaranya kunci sebuah brangkas. Sebagai informasi sertifikat yang turut hilang atas nama Subagiyo (SHM 00177) Desa Burat, Kecamatan Kepil Kabupaten Wonosobo. Sementara uang tunai sebesar Rp 24 juta milik korban yang dicuri, hingga saat ini masih raib.

Sebagai informasi, kasus pencurian dengan cara memecahkan kaca mobil terjadi di Jalan Kertek Wonosobo, tepatnya di depan Toko Volta Diesel, masuk Kampung Jambusari Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo. Kasus menimpa sebuah mobil Mitsubishi Mirage warna putih dengan nomor polisi H 8803 LE yang dikendarai Muhamad Nur Ahsan Sodik (30) warga Dusun Sembung Kulon RT 04 RW 03 Desa Kagungan Kecamatan Kepil, Wonosobo.

Kasus pencurian tersebut terekam CCTV, dilakukan dua pelaku yang mengendarai sepeda motor. Dari rekaman CCTV, pelaku tampak mengintip kaca mobil yang ditarget.
Awalnya pelaku mengintip kaca mobil Honda Brio yang ada di depannya. Karena tak ada target, pelaku tampak mengintip kaca mobil Honda Merage yang ada di belakangnya. Ketika mengetahui ada tas atau sejenisnya, pelaku baru melancarkan aksinya saat situasi lokasi sepi.

Menurut keterangan korban, para pelaku melakukan pencurian dengan cara memecahkan kaca mobil dan mengambil barang yang berada di dalam mobil jenis Mitsubishi Mirage warna putih bernomor polisi H 8803 LE yang dibawanya. Di dalam mobil tersebut terdapat barang dan uang tunai mencapai sekitar Rp 24 juta. Barang yang dibawa berupa satu buah tas punggung atau gendong warna coklat merk Polo.

Di dalamnya terdapat satu buah sertifikat atas nama Subagiyo (SHM 00177) Desa Burat, Kecamatan Kepil. Kemudian satu anak kunci brangkas salah satu perbankan di Wonosobo dan uang tunai sebesar Rp 24 juta yang dikuasakan oleh korban. Saat kejadian korban tengah mampir ke rumah temannya di Kampung Jambusari Kecamatan Kertek sekitar pukul 19.30. Korban baru tersadar menjadi korban pencurian saat selesai bertamu kurang lebih sekitar pukul 21.00. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.