Anakan Ular Kobra Gegerkan Warga Sawangan Wonosobo


Seekor anakan ular cobra ditemukan berada di sekitar selokan lingkungan RT 01 RW 07 Dusun Wates, Desa Sawangan, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo, Selasa (24/12) siang

LEKSONO (FOKUSSABA)- Seekor anakan ular cobra ditemukan berada di sekitar selokan lingkungan RT 01 RW 07 Dusun Wates, Desa Sawangan, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo, Selasa (24/12) siang. Anakan kobra dengan panjang sekitar 30 sentimeter itu tiba-tiba saja terlihat di selokan, saat warga beraktivitas sekitar lokasi pukul 11.00. Penemuan anakan ular kobra tersebut kontan saja menyedot perhatian warga lingkungan setempat.

"Tadi ular ditemukan di selokan di deket rumahnya Pak RW, Anang Suwarto sekitar 11.00. Sepertinya anakan ular cobra. Panjangnya sekitar 30 sentimeter lebih. Itu ularnya tiba-tiba aja ada di selokan. Ini baru pertama ditemukan. Baru satu ekor yang ditemukan. Belum tau masih ada lagi atau tidak. Tapi saya sebagai warga pasti khawatir," ungkap Ike Ramelan, warga RT 01 RW 07 Dusun Wates, Desa Sawangan, Kecamatan Leksono kepada @fokussaba.

Kekhawatirannya, atau secara umum warga, menurut Ike, karena beberapa hari terakhir banyak diberitakan di berbagai media baik online, cetak maupun televisi mengenai banyaknya penemuan anakan ular kobra atau telur ular kobra di sejumlah wilayah. "Harus waspada ya gaes... Cobra-nya bukan cuma di berita TV doank. Jaga kebersihan area rumah kita, lingkungan sekitar kita juga, sedia wangi-wangian karena ular takut ama yang wangi-wangi," tulis Ike di postingan akun instagramnya.

Lebih lanjut Ike menuturkan, lokasi selokan tempat penemuan anakan ular kobra memang berada di deket lokasi kebun warga. Untuk kondisi anakan ular kobra saat ini telah ditangkap warga dan dimatikan. Namun, warga masih khawatir karena ular jenis itu sangat mematikan. Upaya pencarian induk cobra dinilai perlu dilakukan. Namun, warga sampai saat ini dinilai belum melaporkan kejadian tersebut kepada aparat maupun petugas terkait.

"Ya semoga saja bisa dapat perhatian dari pemerintah atau petugas terkait," harap dia. Pasca kejadian, ia dan warga akan terus berupaya menjaga kebersihan lingkungan agar tidak ada lagi ular masuk ke lingkungan tempat tinggal penduduk. "Saya berharap tidak ada lagi ular yang sangat berbahaya tersebut masuk ke tempat tinggal penduduk," harapnya. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.