Penangkap Ikan di Sungai Bogowonto Komitmen Hentikan Tangkap Ikan Dengan Cara Setroom, 11 Alat Stroom Diserahkan ke Bupati


Salah satu warga menyerahkan alat stroom ikan kepada Bupati Wonosobo Eko Purnomo sebagai komitmen tidak melakukan aktivitas terlarang tersebut lagi.

KEPIL (FOKUSSABA)- Sebanyak 11 alat stroom ikan diserahkan sukarela oleh pemiliknya untuk diamankan pemerintah. Penyerahan secara simbolis kepada Bupati Wonosobo Eko Purnomo dilaksanakan di Dusun Gemilang Kelurahan Kepil, Jumat (12/6) bersamaan dengan pemberian benih ikan untuk ditebarkan.

Bupati Eko menandaskan penangkapan ikan dengan cara stroom tentu merusak lingkungan, karena tidak hanya mematikan ikan yang terkena strom saja, tapi biota lain di sungai juga ikut mati dan ini akan mengganggu keseimbangan alam.

Bupati memberikan apresiasi kepada para penangkap ikan di Sungai Bogowonto yang telah berkomitmen untuk menghentikan aktivitas menangkap ikan dengan cara menyetroom. Pada kesempatan itu melalui Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan, juga dilakukan penyerahan bibit ikan Nilem sebanyak 3.000 ekor untuk ditebar di Sungai Bogowonto.

Ini dilakukan sebagai restocking, yaitu salah satu upaya untuk meningkatkan stok ikan di perairan umum, dengan cara menebarkan benih ikan pada perairan yang dinilai telah mengalami overfishing. Untuk itu kegiatan restocking ini merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan populasi ikan di sungai dan harus didukung dengan maksimal oleh semua pihak.

Kelestarian sumberdaya ikan di perairan umum (dalam hal ini sungai) menjadi isu yang penting mengingat kegiatan penangkapan ikan yang cenderung merusak habitat sumber daya perikanan atau yang disebut Destructive Fishing. Peran serta dari stakeholder dan seluruh lapisan masyarakat dalam rangka mewujudkan kesadaran kolektif bahwa manfaat sumberdaya perikanan harus sesuai dengan kaidah dan aturan yang berlaku sehingga kelestarian lingkungan perairan terjaga dan lestari.

Diversifitas dan jumlah stok ikan di perairan umum semakin lama cenderung semakin menurun, akibat eksploitasi penangkapan ikan secara berlebihan, penangkapan ikan dengan alat yang dilarang, pencemaran dan akibat-akibat lainnya. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.