Pertama Kali di 2020, Dieng Membeku Minus 2 Derajat Celcius di Suasana Pandemi Covid-19


Suhu dataran tinggi Dieng mencapai minus 2 derajat celcius pada Jumat (12/6) tadi pagi. (Foto Dok @trisaktidieng_crew16)

Semalam, sudah ada yang merasa dingin jauh dari hari-hari sebelumnya guys??? Fenomena embun upas di Tahun 2020 rupanya sudah mulai muncul di dataran tinggi Dieng. Menurut warga Dieng, Hasta Priyandono suhu dataran tinggi Dieng pada tengah malam tadi antara 6-5 derajat celcius, kemudian pada waktu subuh suhu mencapai 4 derajat celcius.

"Tengah malam 6-5°c. Terus subuh 4°c. Itu termo ditaruh di teras balkon. Iya ini pertama kali... Pernah suhu 7°c di awal bulan cuma nggak keluar es. Tadi saya ukur di luar -2°c mas," ungkap pengelola akun @trisaktidieng_crew16 kepada @fokussaba. Ia menilai kemungkinan beberapa hari kedepan juga akan muncul embun es lagi. "Kemungkinan besar muncul mas. Soalnya masih awal Juni kan," tuturnya.

Dalam postingannya, ia juga memosting sejumlah video dan foto mengenai awal kemunculan embun es atau masyarakat dataran tinggi Dieng menyebut Bun Upas.
Ia juga menuliskan untuk pertama kalinya muncul es/bun upas di tahun 2020 pada Jumat 12 Juni, suhu -2°c. Dalam postingan lain ia menuliskan, walau wisata Dieng masih tutup, setidaknya hal itu bisa mengobati rindu yang kangen akan Dieng yang jauh di sana.

Di tengah pandemi corona, selaku pelaku wisata pihaknya sangat dilematis. Namun, pihaknya sangat berharap, jika new normal diterapkan, wisatawan atau pengunjung harus patuh dengan protokol kesehatan yang diterapkan. "Harapannya apa ya, dilema juga sebenarnya. Pengen wisata kembali buka cuma takut juga. Apalagi saya sebagai pelaku wisata yang menggantungkan dari sektor wisata pengen banget pulih seperti biasa tanpa ada corona," harapnya.

Sebagai informasi, Dieng memiliki ketinggian sekitar 2065 mdpl. Dengan topografi Dieng yang berupa dataran tinggi, kondisi ini berdampak suhu udara dapat mencapai nol derajat celcius. Itu bisa menyebabkan uap air atau embun membeku. Masyarakat Jawa mengenalnya dengan istilah ‘Musim Bediding’ dimana terjadi perubahan signifikan suhu di awal musim kemarau.

Akibat langsung dari perubahan suhu udara tersebut, muncul fenomena bun upas atau embun beracun di Dieng. Bun upas merupakan fenomena yang terjadi akibat uap air yang terkondensasi secara alami dan mengalami pembekuan akibat suhu ekstrem di kawasan tersebut. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.