Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan Musibah Kebakaran

Petugas Damkar membantu masyarakat dan petugas lain melakukan pemadaman api yang menghanguskan rumah Kampung Kalikalang Kidul RT 004 RW 002 Kelurahan Jengkolsari Kecamatan Garung, Wonosobo, Senin (7/9) pagi. (Foto: Dok Damkar)


WONOSOBO (FOKUSSABA)- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo mengimbau masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan atas musibah kebakaran di musim kemarau ini. Penggunaan alat elektronik maupun perapian rumah dinilai perlu mendapat perhatian, karena kelalaian bisa saja menjadikan insiden kebakaran.

Seperti halnya musibah kebakaran yang menimpa rumah Muhlisin, warga Kampung Kalikalang Kidul RT 004 RW 002 Kelurahan Jengkolsari Kecamatan Garung, Wonosobo, Senin (7/9) pagi. Beruntung tak ada korban dalam musibah tersebut, namun bagian dapur rumah milik korban tersebut hangus dilalap si jago merah.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Wonosobo, Zulfa Ahsan Alim Kurniawan menyebutkan, di tengah upaya pencegahan penyebaran virus corona dengan penyemprotan disinfektan, pihaknya mendapat laporan kejadian kebakaran rumah, sekitar pukul 10.00. Mendapat laporan musibah kebakaran, pihaknya langsung menerjunkan satu regu Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Wonosobo.

"Kami melakukan operasi penyemprotan dengan menggunakan dua armada damkar dan dua unit tangki BPBD, serta memberi arahan kepada warga agar selalu waspada dan segera melaporkan ke kami secara cepat jika terjadi musibah atau bencana," ungkapnya kepada fokussaba.com.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, menurut tetangga rumah terdekat, ada yang mendengarkan sebuah ledakan di bagian dapur yang tidak diketahui apa penyebabnya. Kemudian, secara tiba-tiba muncul api dari bagian tersebut dan warga sesegera berbondong bondong membantu memadamkan api dengan alat seadanya.

Warga masyarakat kemudian berupaya melaporkan kepada Lurah Jengkolsari dan meneruskan Camat dan BPBD Wonosobo. "Satu regu berjibaku membatu proses pemadaman dan melokalisisasi dampak kebakaran tersebut. Beruntung tidak ada korban dalam kejadian kebakaran tersebut," bebernya.

Atas kejadian tersebut, kerugian material berupa bagian dapur terbakar dan kandang binatang ternak hangus terbakar. Kerugian ditaksir mencapai Rp 30 juta sampai Rp 40 juta. Unsur yang terlibat, BPBD dan Damkar, TNI, Polri, masyarakat dan relawan. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.