Pengprov Forki Jateng Minta Forki Wonosobo Bareng KONI Majukan Karate di Wonosobo

Pengprov Forki Jateng menyerahkan SK Karetaker ke Pengcab Forki Wonosobo di Rumah Joglo Wonolelo Wonosobo, Sabtu (19/09/2020) petang.
Pengprov Forki Jateng menyerahkan SK Karetaker ke Pengcab Forki Wonosobo di Rumah Joglo Wonolelo Wonosobo, Sabtu (19/09/2020) petang.

WONOSOBO (FOKUSSABA)- Wakil Ketua II Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Olah Raga Karate Indonesia (Forki) Jawa Tengah Adam Prabowo, meminta Pengurus Cabang (Pengcab) Forki Wonosobo bisa bersinergi dengan Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) untuk memajukan olah raga karate di Wonosobo.

Hal itu disampaikan Adam saat melakukan kunjungan dan bertemu Pengcab Forki Wonosobo, Sabtu (19/09/2020) petang. Hadir dalam kunjungan tersebut, Pengurus KONI Jateng I Nengah Segara Seni. "Pengcab Forki Wonosobo akan segera menggelar Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) di Kantor KONI Wonosobo, Sabtu (26/09/2020)," ujarnya.

Menurut dia, Muscablub Forki Wonosobo akan segera dilakukan, karena Ketua Pengcab Forki sebelumnya Khozin, saat ini menjabat sebagai Ketua KONI Wonosobo. Berdasarkan ketentuan, ketua terpilih tidak boleh rangkap jabatan di dua organisasi. "Agar tidak terjadi kekosongan organisasi, maka Pengprov Forki Jateng telah menunjuk Tim Karetaker Pengcab Forki Wonosobo," imbuhnya.

Untuk Ketua Karetaker dijabat Trimakno (Inkai), Sekretaris Suharyanto (Inkanas) dan Bendahara Murtadlo (Inkado). Tim Karetaker ini, mempunya tugas untuk menyelenggarakan Muscablub Pengcab Forki Wonosobo. Melalui acara tersebut diharapkan akan terpilih Ketua Pengcab Forki dan pengurus lainnya agar bisa menjalankan roda organisasi secara baik dan melakukan pembinaan atlet.

Adam berharap, anggota perguruan karate yang ada di Kabupaten Wonosobo, seperti Inkai, Inkanas dan Inkado bisa terlibat secara aktif dan kompak dalam kegiatan Muscablub. Diharapkan nantinya bisa menghasilkan pengurus yang bisa mencetak atlet yang tangguh, berprestasi dan profesinal.

"Melalui Muscablub, saya minta teman-teman di perguruan, atlet, wasit, yuri dan perguruan saling mendukung demi tata kelola organisasi, pembinaan atlet dan managemen keuangan yang baik. Pengcab Forki juga bisa bersinergi dengan KONI untuk memajukan olah raga karate di Wonosobo," tandasnya.

Senada, Pengurus KONI Jateng I Nengah Segara Seni, menambahkan organisasi Forki yang dikelola secara baik dan profesional akan bisa mencapai tujuan yang diinginkan bersama. Managemen organisasi berjalan, pembinaan atlet maksimal dan pengelolaan keuangan dapat dipertanggungjawabkan.

"Di organisasi Forki itu, banyak pihak yang terlibat. Ada pengurus, atlet, wasit, yuri, pelatih dan perguruan. Semua harus saling bersinergi dan bahu-membahu. Keberhasilan organisasi Forki itu karena ada kebersamaan dan kekompakan antar pihak. Semua musti bersatu untuk maju," ungkapnya. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.