Alami Hipotermia di Gunung Pakuwojo, Survivor Diduga ODGJ Berhasil Dievakuasi


Tim SAR gabungan melakukan evakuasi seorang survivor ODGJ yang mengalami hipotermia di Gunung Pakuwojo Desa Sembungan Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. (Foto : Dok Basarnas)

KEJAJAR (FOKUSSABA)- Seorang survivor yang diindikasikan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), mengalami hipotermia di Gunung Pakuwojo Desa Sembungan Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. Korban berhasil dievakuasi personel gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, SAR gabungan, Perhutani, pengelola basecamp, perangkat desa dan unsure lainnya, Sabtu (3/10) petang.

Koordinator Pos Basarnas Wonosobo, Hardi Amanurijal dalam laporannya mengungkapkan, berdasarkan data-data yang dihimpun, kronologis kejadian, pada hari Senin (1/10/2020) sekitar pukul 12.30 WIB, survivor yang mengalami indikasi ODGJ, naik ke Gunung Pakuwojo di Desa Sembungan Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo.

Dua hari, ODGJ yang mengaku bernama Eko, warga Desa Panjang Pekalongan itu bertahan di puncak Gunung Pakuwojo. Pada hari Sabtu sore pukul 15.30 WIB, warga yang mempunyai ladang di dekat puncak, mengaku mendengar rintihan minta tolong. "Warga tersebut tidak berani mendekat dan laporan ke perangkat desa, lalu dari perangkat desa laporan ke Basarnas," ujarnya Minggu (4/10/2020).

Mendengar laporan tersebut petugas Pos Basarnas Wonosobo berupaya melakukan evakuasi korban. Pada Sabtu pukul 19.00 WIB, tim SAR gabungan melakukan breafing di tempat Kades Sembungan. Pukul 19.15 WIB, tim SAR gabungan menuju ke puncak Gunung Pakuwojo dan pukul 20.30 WIB, tim SAR gabungan kemudian melakukan pencarian dan menemukan survivor di lereng puncak Gunung Pakuwojo.

Saat ditemukan, survivor dalam keadaan selamat dan kondisi kelelahan. Tim SAR kemudian melakukan evakuasi survivor menggunakan tandu. "Pukul 22.00 WIB, survivor berhasil dievakuasi sampai rumah Pak Kades Desa Sembungan, lalu survivor dibawa ke Panti Dinas Sosial Wonosobo. Survivor mengalami hipotermia di Gunung Pakuwojo Desa Sembungan Kecamatan Kejajar, Wonosobo," jelasnya.

Dijelaskan untuk unsure yang terlibat dalam giat tersebut, personel dari Basarnas Pos Wonosobo delapan orang, perangkat Desa Sembungan dua orang, Polsek Kejajar empat orang, Koramil Kejajar empat orang, Omah Alam enam orang, Basecamp Pawuhan enam orang, Basecamp Sikunang 16 orang, Basecamp Sembungan Sikunir 10 orang, Sarkab Wonosobo empat orang.

Kemudian dari D Chelengers delapan orang, SAR Kolodete enam orang, Skydoors empat orang, Basecmp Patak Banteng empat orang, Perhutani dua orang, Basecamp Parikesit empat orang dan warga 30 orang. Setelah survivor berhasil dievakuasi ke bawah, operasi dinyatakan di tutup dan semua personel dikembalikan ke satuannya masing-masing. "Sarana yang digunakan truk personil dan peralatan vertikal lengkap dan alat kesehatan," tandasnya. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.