Diduga Karena Sakit, Seorang Kakek Asal Siyono Bojasari Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya


Anggota kepolisian melakukan evakuasi jenazah warga yang meninggal dunia di rumahnya di Dusun Siyono Desa Bojasari Kecamatan Kertek, Wonosobo. (Foto: Dok Polsek Kertek)

KERTEK FOKUSSABA.COM- Diduga karena sakit hipertensi yang dideritanya, seorang kakek bernama Budi (64) warga Dusun Siyono Desa Bojasari Kecamatan Kertek, Wonosobo ditemukan tak bernyawa di dalam rumahnya, Selasa (29/12/2020). Peristiwa bermula saat tetangga sekaligus sahabat korban yang merasa curiga karena korban tak terlihat.

Dua warga Siyono kemudian sepakat menaiki tembok rumah korban untuk melihat apakah korban berada di rumah atau tidak. Saat memasuki pagar dan melihat kearah jendela, dua warga kaget melihat korban sudah terbujur di bawah ranjang. Karena dipanggil tidak menyaut, dua warga Siyono kemudian melaporkan ke Polsek Kertek, Selasa (29/12) sekitar pukul 11.30.

Mendapat laporan warga Kepala SPKT Polsek Kertek Aiptu Daryono memerintahkan dua anggota untuk mengecek lokasi rumah korban. Dipimpin Kanit Reskrim Polsek Kertek Aiptu Kodirun sesampainya di Dusun Siyono Desa Bojasari Kertek mereka segera berkoordinasi dengan Kepala Dusun dan RT setempat.

Anggota Polsek Kertek didampingi warga kemudian menaiki pagar tembok rumah korban dan membuka paksa pintu belakang rumah. Setelah berhasil memasuki rumah korban, anggota langsung menuju kamar korban. Kemudian didapati korban dalam keadaan tertelungkup tidak menyahut saat dipanggil. 

Untuk Memastikan kondisi korban, Polsek Kertek menghubungi Inavis Polres Wonosobo dan Puskesmas Kertek. Hasil pemeriksaan tenaga kesehatan dr Syaban dari Puskesmas Kertek 1 korban sudah meninggal dunia kurang lebih 12 jam sebelum pemeriksaan.

Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik lainnya selain luka memar di kepala akibat yang dimungkinkan terjatuh dari dipan kasur (tempat tidur), dan diduga kematian korban dikarenakan sakit hipertensi yang diderita korban. Sakit korban dikuatkan oleh tetangga korban yang sebelum diketemukan meninggal, korban mengeluh sakit darah tinggi dan beberapa hari sebelum meninggal korban sempat jatuh dari plafon saat membetulkan kabel.

Di meja ruang tengah juga ditemukan beberapa obat yang sebagian sudah dikonsumsi. Setelah memastikan korban meninggal Polsek Kertek mengamankan lokasi diketemukan korban meninggal karena korban merupakan duda yang tinggal sendirian di rumah. Sedangkan anak-anak korban berada di luar kota, Polsek Kertek berkordinasi dengan RS PKU Muhammaddiyah Wonosobo untuk pengurusan jenazah sambil menunggu keluarga korban.

Kapolsek Kertek AKP Sutopo menjelaskan bahwa di lokasi kejadian atau rumah korban dalam keadaan rapi dan semua pintu maupun jendela tertutup dan terkunci dari dalam hasil pemeriksaan anggota Polsek Kertek dan Inavis Polres Wonosobo. Untuk pintu belakang terpaksa dibuka paksa untuk memastikan korban. Pihak Polsek Kertek dan warga setempat menunggu kedatangan anak korban untuk langkah selanjutnya, baik pemakaman maupun tindakan lain yang diperlukan. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.