Satgas Covid-19 Kalikajar Bubarkan Orgen Tunggal Perayaan Tahun Baru


Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Kalikajar membubarkan hiburan Orgen Tunggal Karang Taruna di Dusun Ceklok Desa Butuh Lor Kecamatan Kalikajar, Wonosobo. (Foto : Dok Pendim Wonosobo)

KALIKAJAR FOKUSSABA.COM- Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Kalikajar, Wonosobo membubarkan acara hiburan Orgen Tunggal Karang Taruna di Dusun Ceklok Desa Butuh Lor Kecamatan Kalikajar, Wonosobo, saat perayaan Tahun Baru 2021. Pembubaran dipimpin Camat Kalikajar Bambang Tri bersama Danramil dan Kapolsek.

Camat Bambang menyampaikan organ tunggal dibubarkan karena sudah melanggar Surat Edaran Bupati Nomor 443.2/182/2020 tentang pemberlakuan jam malam. Adapun isi surat edaran tersebut adalah “Seluruh masyarakat agar tidak melakukan aktivitas/ kegiatan di luar rumah masing-masing baik secara perseorangan maupun kelompok setiap hari mulai dari pukul 22.00 s/d 05.00’.

Sehubungan dengan hal tersebut acara sudah melebihi dari pukul 22.00 WIB maka atas nama Satgas Covid-19 Kecamatan Kalikajar pihaknya mengimbau agar acara segera dibubarkan. "Ini dimaksudkan agar tidak terjadi klaster baru Covid-19, mengingat di Kalikajar beberapa waktu yang lalu banyak yang terkena Covid-19," ujarnya dalam siaran persnya Jumat (1/1/2021).

Senada, Danramil 07/Kalikajar Kodim 0707/Wonosobo Kapten Inf Panut meminta panitia dan para penonton agar membubarkan diri. "Kami menyadari masyarakat membutuhkan hiburan, akan tetapi karena situasi saat ini yang belum memungkinkan, maka diharapkan masyarakat untuk bersama-sama mematuhi apa yang sudah menjadi ketetapan oleh pemerintah demi kebaikan bersama," ujarnya.

Nantinya, lanjut dia, jika situasi sudah normal seperti sedia kala, masyarakat disilahkan mengadakan acara. "Apa artinya saat ini kita senang-senang hanya beberapa saat, akan tetapi dikemudian hari kita harus menanggung sakit terpapar Covid-19. Tentu kita semua tidak mau dikarantina sampai berminggu minggu. Itu jika sembuh," ujarnya.

Untuk itu, pihaknya mengingatkan mari bersama-sama ikut berperan serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Jika kita sudah ikut maka itu sudah termasuk bela negara. Sementara itu, Ketua Karang Taruna Frengky Saputra selaku penyelenggara, setelah mendapatkan pengarahan dari Tim Satgas Kecamatan dengan suka rela membubarkan acara tersebut.

Sepengetahuannya, penyelenggarakan acara asalkan protokol kesehatan sudah terpenuhi seperti pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak, jumlah undangan hanya 40 orang. Dirinya tidak tahu kalau ada Surat Edaran Bupati tentang Pemberlakuan Jam Malam. Untuk itu atas nama panita penyelenggara meminta maaf. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.