Satgas Covid-19 Swab Acak Pedagang dan Pengunjung Pasar Kertek Wonosobo


Petugas medis melakukan swab acak pedagang dan pengunjung di Pasar Kertek Wonosobo. (Foto: M Abdul Rohman)

WONOSOBO FOKUSSABA.COM- Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten bersama Tim Kecamatan Kertek gelar swab secara acak kepada pedagang dan pengunjung pasar. Disamping swab antigen kegiatan ini juga sebagai sarana sosialisasi kepada pedagang dan pengunjung pasar agar mematuhi protokol kesehatan dengan membagikan masker oleh anggota Koramil Kertek.

Ditempat terpisah Jaelan dari Dinas kesehatan menyampaikan kegiatan swab secara acak kepada para pedagang dan pembeli di pasar dilaksanakan dalam rangka percepatan memutus mata rantai penyebaran covid-19 paska lebaran. Sebab beberapa waktu yang lalu aktifitas pasar sangatlah ramai, para pedagang banyak bertemu dengan pembeli yang mengakibatkan kerumunan di pasar.

Sehubungan dengan hal tersebut maka sebagai langkah antisipasi maka Tim satgas Covid-19 terus melakukan upaya pencegahan salah satunya adalah dengan melakukan swab antigen secara acak. Dari 72 orang yang diambil secara acak hasil yang diperoleh adalah satu orang dinyatakan positif. Arahan dari Dinas Kesehatan bagi yang hasilnya positif langsung dilakukan pemeriksaan swab PCR. Sambil menunggu hasil kepada yang bersangkutan agar melakukan isolasi mandiri.

Peltu Khoeron Batuud Koramil 06/Kertek Kodim 0707/Wonosobo menyampaikan Babinsa dan Babinkamtibmas dalam kegiatan ini mengajak dan menghimbau kepada para pedagang dan pengunjung pasar agar mau mengikuti swab antigen ini. Ini merupakan kegiatan pemerintah dalam rangka memutus mata rantai penyebaran covid-19 setelah beberapa waktu yang lalu di pasar terjadi banyak kerumunan.

Tidak lupa Peltu Khoeron mengingatkan “Saat ini Covid-19 masih ada disekitar kita. Kita semua tidak boleh lengah, harus waspada, mematuhi protokol kesehatan seperti menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun pada air yang mengalir, mengurangi mobilitas, menghindari kerumunan. Sebab kita semua tidak tahu disekitar kita ada yang terpapar atau tidak. Lebih baik menjaga daripada mengobatinya," pungkasnya. (M Abdul Rohman)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.