Tingkatkan Kekebalan Kelompok, Penerima PTSL dan Bansos Dianjurkan Sudah Vaksin Covid-19

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat saat melakukan sambang desa di Desa Gunung Tugel Kecamatan Sukoharjo, Wonosobo. (Foto: M Abdul Rohman)

WONOSOBO FOKUSSABA.COM- Sebagai upaya penanganan, pencegahan dan meningkatkan herd immunity (kekebalan kelompok) di masa pandemi Covid-19, berbagai cara dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Wonosobo. Salah satunya dengan terus menggenjot perluasan cakupan vaksinasi. Bahkan dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 dan menciptakan herd immunity, Bupati berharap dalam pemberian bansos dan penyerahan PTSL nanti, para penerima diharapkan sudah melakukan vaksin.

Dimana, dalam waktu dekat ini Pemerintah Kabupaten Wonosobo bekerjasama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) akan menyerahkan lima ribu lebih sertifikat PTSL tahun 2020. Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menegaskan bahwa beberapa waktu lalu, tepatnya pada awal bulan September tahun ini Kabupaten Wonosobo dalam mapping peta penyebaran Covid-19 masuk dalam zona orange dan turun dari level 4 ke 3 hingga turun lagi ke PPKM level 2.

Kenapa demikian, lanjut Bupati karena cakupan vaksinasi yang belum sesuai target, dan lambatnya input data juga andil dan menghambat angka cakupan vaksinasi, sehingga saat ini naik lagi ke level 3. Demikian disampaikan saat lakukan sambang desa di Desa Gunung Tugel Kecamatan Sukoharjo. "Saat ini kita masih dihadapkan pada situasi dan permasalahan yang berat, yaitu Covid-19 yang sampai hari ini belum mereda, saya minta pada Camat, Lurah, Kades, perangkat desa dan elemen masyarakat yang ada, pertama, agar saling mengajak dan menyadarkan warga masyarakat akan pentingnya prokes, yang kedua, agar masyarakat ikut mensukseskan peogram vaksinasi," jelasnya.

Karena apa, lanjut Bupati, kita butuh kuat kita butuh sehat, dan beberapa waktu lalu sudah masuk level 3 dan turun ke level 2. Namun karena cakupan vaksinasi belum terpenuhi, sehingga kita naik lagi ke level 3, selain itu input data yang lambat juga ikut andil menghambat angka cakupan vaksinasi. Melihat hal itu Bupati menegaskan Pemkab akan terus menggencarkan dan meningkatkan perluasan cakupan vaksinasi di Kabupaten Asri ini.

Sembari mengajak kepada seluruh warga masyarakat agar berpartisipasi dalam upaya ini, dengan mengikuti vaksinasi. Karena tanpa dibarengi adanya andil dan kerja sama dari semua elemen masyarakat yang ada, mustahil hal ini akan terwujud. Dimana target vaksinasinya adalah 60 persen dari seluruh penduduk Kabupaten Wonosobo. Dan saat ini sudah mendekati angka 30 persen.

"Sukseskan program vaksinasi ini, saya ingin vaksinasi terus digenjot, agar cakupan segera sesuai target. Dimana target vaksinasinya adalah 60 persen dari seluruh penduduk Kabupaten Wonosobo. Dan saat ini sudah mendekati angka 30 persen. Saya minta jangan sampai ada vaksin yang 'ngendong' di puskesmas. Sehingga jika vakasinasi sudah terpenuhi, maka harapaan kita semua, tatanan kehidupan normal segera bisa dilaksanakan kembali seperti semula seperti saat sebelum datangnya pandemi," tegas Bupati.

Secara tegas Bupati meminta Kepada Camat, sebagai pemangku wilayah, untuk terus menjalin sinergitas dengan berkoordinasi dan kerjasama dengan TNI Polri dan semua elemen masyarakat dalam mewujudkan upaya tersebut. Sehingga diharapkan dengan adanya kolaborasi diwilayah mampu membantu terpenuhinya target perluasan cakupan vaksinasi. Dengan harapan tatanan yang ada segera bisa berjalan secara normal seperti sebelum datangnya pandemi. (M Abdul Rohman)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.