Dapat Tambahan 120.000 Dosis, Wonosobo Optimis Capai Target Vaksinasi 70 Persen


Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo, Heriyono saat pelatihan TB-Covid bagi kader TBC di Rumah Makan Wonoboga, Jumat (19/11/2021). (Foto: M Abdul Rohman)

WONOSOBO FOKUSSABA.COM- Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo, Heriyono menyampaikan pencapaian vaksinasi Covid-19 di Wonosobo, sebelum akhir Desember 2021 ini harus mencapai target 70 persen. "Masih cukup banyak yang harus kita vaksin sekitar 130.000 orang," ungkapnya, Jumat (19/11/2021).


Hal itu disampaikan Heriyono saat pelatihan TB-Covid bagi kader TBC di Rumah Makan Wonoboga, Jumat (19/11/2021). Pihaknya mengaku sangat bersyukur, baru saja Kabupaten Wonosobo mendapat alokasi vaksin sebanyak 120.000 dosis. Ditambah dengan stok yang ada, Wonosobo optimistis stok vaksin cukup untuk mencapai angka 70 persen dosis 1 untuk vaksin Covid-19.

Dia juga mengapresiasi kinerja kader dalam pemberantasan TBC di Kabupaten Wonosobo, dan meminta dukungan dari kader TBC ketika desanya mendapat target vaksin. “Kami butuh dukungan para kader yang hadir disini untuk menyampaikan ke masyarakat dan memotivasi warga di desanya yang belum vaksin, untuk bisa mencapai target vaksinasi,” ucap Heriyono.

Pihaknya juga menekankan, setelah melakukan vaksinasi, masyarakat tetap diminta menerapkan protokol kesehatan. Penting selalu menggunakan masker saat beraktivitas, baik di luar rumah maupun rutinitas keseharian. Terus biasakan mencuci tangan menggunakan sabun dengan air yang mengalir. Menghindari kerumunan, selalu jaga jarak dan mengurangi mobilitas perjalanan.

Terkait TBC, Heriyono juga menyampikan bahwa penanggulangan TBC di Wonosobo memang masih harus meningkatkan penemuan. Karena diperkirakan, setiap tahun, sekitar 1.800 orang penderita TBC yang harus kita temukan. Dari 1.800 itu sekitar 9.200 orang itu terduga TBC, dan sampai hari ini sudah mencapai angka 53 persen kita temukan dan itu salah satunya adalah hasil kerja keras dan dukungan dari para kader TBC.

“Kalau yang sakit kita temukan, kita obati hingga sembuh, maka dia tidak akan menular ke orang lain. Maka dari itu harapannya ini bisa kita temukan dan ini salah satu cara kita mencegah upaya peningkatan kasus penyakit TBC. Sehingga target Jawa Tengah eliminasi TBC 2028 bisa terwujud,” pungkas Heriyono. (M Abdul Rohman)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.