Dukung Pemberantasan Rokok Ilegal di Wonosobo, Warga Antusias Ikuti Sosialisasi Cukai

Warga antusias mengikuti sosialisasi rokok ilegal dari Satpol PP Kabupaten Wonosobo. (Foto: M Abdul Rohman)

WONOSOBO FOKUSSABA.COM - Masih maraknya peredaran rokok ilegal membuat Satpol PP Kabupaten Wonosobo gencarkan sosialisasi rokok ilegal hingga ke pelosok desa. Sosialisasi yang dilaksanakan di Kantor Desa Kaliwiro pada Jum'at (10/12) ini di hadiri 58 peserta dari berbagai unsur antara lain Linmas, Ketua RT, Ketua RW dan tokoh masyarakat.

Sosialisasi yang digelar secara marathon dengan menggandeng Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Wonosobo ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat terkait dengan barang- barang yang di kenai cukai, terutamanya barang hasil tembakau sehingga masyarakat dapat membedakan pita cukai asli serta pita cukai yang palsu.

Menurut Kepala Satpol PP Kabupaten Wonosobo, Sumekto Hendro Kustanto melalui Kasi Trantib Satpol PP Wonosobo, Rame Istakhori yang di temui di lokasi menuturkan bahwa Sosialisasi ini sudah di laksanakan secara rutin dari awal tahun 2021.

"Sosialisasi ini sudah kami laksanakan secara rutin dari bulan Januari tahun 2021 secara Bergantian di 15 Kecamatan di Kabupaten Wonosobo, dengan harapan masyarakat semakin memahami tentang barang -barang kena cukai ini, terutama rokok ilegal, tentunya Sosialisasi ini kami lakukan dengan Protkes yang ketat" ungkapnya.

Dengan adanya sosialisasi secara rutin oleh Satpol PP Kabupaten Wonosobo diharapkan dapat menekan peredaran rokok ilegal, sehingga bisa meningkatkan pendapatan Negara dari Sektor Cukai serta dana bagi hasil yang di bagikan kepada Pemerintah daerah juga meningkat.

Sementara itu, Suprapti, selaku narasumber dari bagian perekonomian Setda Kabupaten Wonosobo menerangkan pada tahun 2021, Kabupaten Wonosobo menerima alokasi Anggaran sebesar 12,6 M yang peruntukan nya sudah di atur berasarkan PMK 206, PMK 07/2020 Tentang Penggunaan Pemantauan dan Evaluasi Dana Bagi Hasil Tembakau.

"DHBCHT thun 2021 ini di peruntukan untuk tiga bidang, yang pertama Bidang Kesehatan Sebesar 25% untuk pembangunan Puskesmas Sukoharjo 1, Bidang Penegakan , serta Bidang Kesejahteraan Sebesar 50 % untuk pengadaan pupuk bagi petani tembakau, pembangunan jalan produksi, serta subsidi harga tembakau untuk para petani tembakau," terang Suprapti ,

Dari beberapa kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh Satpol PP, baik dengan menggandeng langsung dari Kantor Bea dan Cukai maupun dari Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Wonosobo, terlihat antusiasme yang tinggi dari para peserta, terbukti dari tingkat kehadiran maupun interaksi peserta.

"Pada setiap kali melaksanakan sosialisasi, kami belum pernah menjumpai ada undangan yang tidak hadir, disamping itu peserta juga sangat aktif dalam mengajukan pertanyaan maupun berdiskusi dengan para narasumber," ungkap Rame.

Disamping mendapatkan materi, para peserta sosialisasi cukai rokok yang dilaksanakan oleh Satpol PP juga mendapatkan merchandise bertema gempur rokok ilegal berupa kaos polo maupun rompi.

"Kami memberikan merchandise bertema gempur rokok ilegal kepada seluruh peserta dengan harapan bahwa nantinya akan dipakai dan juga bisa digunakan sebagai sarana sosialisasi terhadap warga masyarakat di wilayahnya masing-masing," pungkas Rame. (M Abdul Rohman)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.