Sambut Natal dan Tahun Baru, Bupati Wonosobo Tak Ingin Kecolongan Ada Kenaikan Kasus Covid-19

Jajaran pemerintah daerah bersama TNI-Polri mengikuti rapat koordinasi lintas sektor di Kabupaten Wonosobo jelang momen Natal dan Tahun Baru 2022. (Foto: M Abdul Rohman)


WONOSOBO FOKUSSABA.COM- Perayaan Natal dan Tahun Baru 2022 di Kabupaten Wonosobo diprediksi akan mengundang kehadiran banyak pelancong, maupun pemudik dari berbagai kota besar di Indonesia. Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat mengaku tak ingin kecolongan adanya peningkatan kasus Covid-19, sehingga berbagai upaya dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektor.


Bupati Afif mengungkapkan, untuk mengantisipasi sejumlah kerawanan pada momen tahunan tersebut, Pemerintah Kabupaten Wonosobo berupaya menjalin koordinasi lintas sektor, mulai dari unsur TNI-Polri, perangkat daerah terkait, tenaga kesehatan, hingga jajaran pemangku wilayah, relawan siaga kebencanaan, hingga supplier bahan bakar minyak dan kebutuhan pokok masyarakat.

Bupati meminta semua jajaran yang memiliki keterkaitan langsung dengan langkah antisipatif menyongsong Natal dan Tahun Baru agar tetap berkoordinasi intensif dan cek langsung kondisi riil di lapangan. “Termasuk jajaran rumah sakit beserta kelengkapan dan tenaga medis, RSU, RSI, dan RS PKU Muhamadiyah hingga puskesmas-puskesmas maupun fasilitas kesehatan lainnya, saya minta siaga dan bersinergi dengan perangkat daerah lain dan unsur aparat keamanan dari TNI-Polri demi mencegah masuknya virus Covid-19,” ungkapnya, Senin (13/12/2021)

Dijelaskan, situasi penanganan Covid-19 di Kabupaten Wonosobo saat ini dinilai Bupati sudah kondusif, harus terus dijaga agar tidak sampai kecolongan dengan munculnya kasus baru konfirmasi positif Covid-19. Dia juga menekankan pentingnya semua pihak terkait bersinergi secara solid sehingga potensi-potensi masalah bisa direduksi ke tingkat paling minimal.

Pihaknya juga mengajak masyarakat yang telah melakukan vaksinasi dosis 1 dan dosis 2 tetap menerapkan protokol kesehatan. Penting selalu menggunakan masker saat beraktivitas, baik di luar rumah maupun rutinitas keseharian. Terus biasakan mencuci tangan menggunakan sabun dengan air yang mengalir. Menghindari kerumunan, selalu jaga jarak dan mengurangi mobilitas perjalanan.

“Dalam menyongsong perayaan Natal dan Tahun Baru, tidak hanya dalam keamanan saja perlu kita siapkan, namun penting juga kita cek ketersediaan bahan pokok, bagaimana stok dan harganya, kemudian juga elpiji jangan sampai ketika kebutuhan masyarakat sedang tinggi persediaan justru langka, lalu BBM jangan sampai terlambat pasokannya, agar tidak sampai menimbulkan antrian panjang di SPBU yang bisa memicu masalah baru,” tegas Afif.

Sementara itu, Kapolres Wonosobo, AKBP Ganang Nugroho Widhi menegaskan jajarannya siap siaga menjelang dua momentum penting di kabupaten dingin, yaitu kunjungan Presiden RI ke Food Estate Desa Lamuk Kalikajar, dan antisipasi perayaan Natal dan pergantian tahun. Sejumlah kerawanan, seperti potensi penularan Covid-19, potesi perusakan gereja, isu Sara, intimidasi hingga kemacetan di sejumlah persimpangan utama dan hingga bencana alam maupun tindak kriminal.

Kapolres mengaku telah mengantisipasi secara matang dengan jumlah personel memadai. “Termasuk pos pengamanan di perbatasan seperti di Reco, Dieng dan Sawangan juga telah disiapkan rapid test selektif, cek kesehatan dan kartu vaksinasi, sampai pembagian masker,” bebernya.

Senada, Komandan Kodim/0707 Wonosobo Letkol Inf Rahmat dalam paparannya juga menandaskan para personel baik yang berada di Markas Kodim maupun di Koramil di 15 wilayah siap siaga bersinergi dengan semua pihak dalam rangka mengamankan Kabupaten Wonosobo dari gangguan keamanan dan potensi masuknya virus Corona.

“Kondusifitas Kamtibmas dan kesehatan warga masyarakat Kabupaten Wonosobo menyambut Natal dan Tahun Baru 2022 menjadi prioritas utama kami. Karena itu jajaran Kodim 0707 siap berkolaborasi dan bersinergi dengan semua pihak terkait,” ujarnya. (M Abdul Rohman)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.