Tak Ingin Terpapar Covid-19, Ratusan Anak di Sapuran Wonosobo Antusias Ikuti Vaksinasi

Petugas medis melakukan pemeriksaan kepada peserta vaksinasi anak di SD Negeri 1 Rimpak, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo. (Foto: M Abdul Rohman)

PULUHAN siswa berseragam merah putih tampak keluar kelas secara bergantian menuju tempat pemeriksaan. Ya mereka hendak melakukan vaksinasi yang dilakukan Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah. Pada kesempatan itu, Binda Jateng mulai melaksanakan vaksinasi untuk anak usia 6 sampai 11 tahun, Selasa (14/12/2021).

Awalnya mereka tampak tegang saat hendak mengikuti vaksinasi yang digelar di SD Negeri 1 Rimpak, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo. Namun, melihat teman-temannya merasa tak begitu kesakitan, para siswa yang kebanyakan masih duduk dibangku sekolah dasar itu menjadi sangat antusias mengikuti kegiatan vaksinasi tersebut.

Hal itu terlihat dari membludaknya peserta vaksinasi anak. Awalnya Binda Jateng yang hanya menyediakan 50 dosis vaksin untuk anak, harus menambah hingga 126 dosis. Vaksinasi untuk siswa ini berjalan dengan baik. Para pelajar yang mengikuti vaksin merasa senang, karena supaya tidak terpapar Covid-19.

Mereka yang awalnya merasa jantungnya berdebar-debar kencang, terus membulatkan tekadnya agar tidak takut divaksin. Mereka menyadari pentingnya vaksin ini. "Enggak takut dan nggak sakit. Enggak ada rasanya, cuma kaya sakit digigit semut aja. Vaksin ini berguna untuk menghadapi Covid-19," ungkap salah satu siswa yang menjadi peserta vaksin.

Sementara itu, Kepala Binda Jateng, Brigjend TNI Sondi Siswanto mengungkapkan, pihaknya mulai melakukan vaksinasi untuk anak di Kabupaten Wonosobo. Selain di Wonosobo, vaksinasi anak juga digelar secara bersamaan di Kabupaten Grobogan, tepatnya di SD Negeri 1 Lebak, Kecamatan Grobogan.

Menurutnya, pelaksanaan vaksinasi anak usia 6 sampai dengan 11 tahun tersebut dilakukan setelah adanya ijin penggunaan vaksin Sinovac dari BPOM untuk vaksin anak. Disamping itu, sesuai dengan arahan Rakor penanganan Covid-19 Provinsi Jateng pada 13 Desember 2021, bahwa daerah dengan capaian vaksin 1 dan vaksin lansia diatas 70 persen serta memiliki stok vaksin jenis sinovac dapat melakukan vaksinasi untuk anak.

"Kami mendukung kebijakan pemerintah yang saat ini mulai melaksanakan vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak. Vaksinasi untuk anak sangat diperlukan utamanya untuk mencegah gejala berat dan kematian anak, serta mencegah penularan Covid-19 kepada anggota keluarga yang belum atau tidak dapat menerima vaksin," jelasnya.

Disamping itu, vaksinasi anak juga dilakukan dalam rangka mendukung dan memberikan keamanan terutama bagi siswa sekolah dasar dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah. Para peserta vaksin diminta tetap menerapkan protokol kesehatan.

Penting selalu menggunakan masker saat beraktivitas, baik di luar rumah maupun rutinitas keseharian. Terus biasakan mencuci tangan menggunakan sabun dengan air yang mengalir. Menghindari kerumunan, selalu jaga jarak dan mengurangi mobilitas perjalanan. (M Abdul Rohman)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.