Wanita Berkulit Putih dan Bertato Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kemadu

Tim SAR dan Relawan dari BPBD Wonosobo mengevakuasi mayat perempuan berkulit putih dari Sungai Kemadu, Desa Ngadisono, Kecamatan Kaliwiro, Rabu (22/12/2021). (Foto: Dok Istimewa)

KALIWIRO FOKUSSABA.COM- Sesosok jasad perempuan tanpa identitas ditemukan berada di bawah jembatan sungai Kemadu, Desa Ngadisono, Kecamatan Kaliwiro pada Rabu (22/12/2021). Tim SAR dan Relawan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo berhasil mengevakuasi mayat perempuan berkulit putih dengan usia diperkirakan sekitar 22 tahun tersebut, pada pukul 11.00 WIB.

Pihak petugas gabungan dari Polsek dan Koramil setempat juga terlibat dalam upaya evakuasi jenazah dan langsung membawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Setjonegoro Wonosobo demi mendapatkan tindak lanjut sesuai prosedur yang berlaku.

Kepala BPBD Kabupaten Wonosobo, Bambang Triyono ketika dihubungi melalui sambungan telpon membenarkan perihal penemuan mayat tanpa identitas tersebut. Menurut mantan Camat Kalikajar itu, ciri fisik jasad perempuan yang tersangkut di bebatuan itu antara lain, berkulit putih, tinggi sekitar 150 cm, rambut hitam lurus sampai ke punggung, dan bertato pada bagian lengan sebelah kanan.

“Pada waktu ditemukan, jenazah mengenakan celana jenis jeans berwarna biru, berbaju hitam kombinasi putih loreng,” bebernya. Dari keterangan sejumlah saksi, Bambang menuturkan penemuan mayat berawal dari adanya warga setempat yang sedang memancing bersama anaknya di aliran sungai kemadu.

"Awalnya ketika melihat sosok tersebut, justru dikira boneka, namun setelah didekati ternyata mayat perempuan, dan dari upaya identifikasi oleh petugas, tidak ada katu identitas yang bisa menjelaskan siapa dan darimana asalnya,” ungkap Bambang. Warga yang menemukan pertama kali, diakui Bambang langsung mengabarkan kepada sejumlah orang di sekitarnya dan kemudian ditindaklanjuti dengan laporan kepada pihak berwajib dan BPBD Kabupaten Wonosobo. (AB)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.